Kamis (18/06/2020)
Meriam Jepang Markoni
![]() |
|
Rahmat Julian
|
Balikpapan, sebuah kota di Kalimantan
Timur, sebuah kota minyak, yang merupakan salah satu kota yang menyimpan
sejarah, mulai dari sumur Mathilda hingga Meriam jepang peninggalan perang
dunia kedua. Namun, ada lagi situs peninggalan sejarah yang mungkin banyak
orang belum mengetahuinya, yaitu Meriam Jepang Markoni yang terletak di Gg. Dolog, Damai, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota
Balikpapan, Kalimantan Timur, kodepos 76114. Meriam yang berukuran
sekitar kurang lebih 9 meter ini ditemukan pada tahun 2010. Menurut pengakuan
Rahmat Julian, Jurpel (juru pelihara) Meriam jepang tersebut, dahulu Meriam ini
ditemukan oleh (Bahtiar) pada tahun 2010, dan saat ditemukan meriam tersebut
hanya terlihat moncongnya, lalu digalilah benda tersebut lalu terkuaklah bahwa
itu adalah sebuah Meriam. Menurut Rahmat pula Meriam ini diperkirakan sudah ada
sejak tahun 1945 saat jepang berhadapan dengan sekutu. Sejak Meriam tersebut
dibuka untuk umum, Meriam ini dipelihara oleh Bahtiar awalnya, dan setelah
meninggal digantikan oleh adiknya yaitu Rahmat Julian.
Rahmat berkata bahwa dalam sebulan jumlah
pengunjung rata-rata adalah 50 orang. Tidak mengherankan, karena tempat ini
tersembunyi dan tidak banyak orang yang mengetahuinya, belum lagi jalan yang
tidak memadai serta tidak adanya plang petunjuk jalan untuk menuju ke Meriam
tersebut, setidaknya itulah keluh Rahmat. Tidak adanya pembatas jalan pun
membuat keamanan saat kita berada di situs ini agak kurang, karena jika kita
lihat di sisi kiri dan kanan ada tebing yang lumayang tinggi. Dan sudah
seharusnya jika sebuah situs sejarah mempunyai plang informasi sejarah yang
belum saya temukan saat saya berkunjung kesana pada kamis, 18 juni 2020 lalu.
Seharusnya pemerintah bisa memperhatikan situs ini agar bisa lebih terawat dan
optimal agar bisa menjadi tempat rekreasi dan edukasi bagi masyarakat
Balikpapan dan sekitarnya serta bermanfaat bagi penduduk sekitar.
![]() |
|
Tangga Meriam Jepang Markoni
|
Namun ada pula kemajuan infrastruktur pada Meriam Jepang Markoni ini sejak saya terakhir berkunjung
pada tahun 2013, dahulu belum ada tangga untuk naik ke situs Meriam Jepang ini,
dan sekarang sejak kunjungan terakhir saya sudah ada, namun ada batu karang
yang terletak di depan tangga yang saya rasa agak mengganggu, baik estetika
maupun akses jalannya. Dan di sekitar meriamnya pun sekarang sudah dipasangi
pagar pelindung agar orang yang berkunjung tidak sembarangan untuk menaiki
bahkan merusak Meriam. Sejauh ini saya rasa perkembangannya sudah baik namun
sangat minimal sekali, saya rasa seharusnya bisa ditingkatkan lagi. Saran yang
saya tawarkan adalah seharusnya situs ini dapat lebih dioptimalkan lagi, entah
dari sektor pembangunan ataupun dari sektor pemeliharannya. Mungkin akan lebih
bagus jika tempat ini dijadikan spot foto, karena mengingat situs ini berada di
ketinggian yang lumayan tinggi sehingga view yang ditawarkan sangat intagramable.
Dan mungkin dapat diadakan event, misalnya event lomba fotografi untuk menarik pengunjung
lebih banyak lagi, namun dengan tetap menjaga kebersihan sesuai dengan pesan
yang disampaikan oleh Rahmat. Karena sayang rasanya jika situs sejarah ini
tidak dimanfaatkan lebih baik lagi.
![]() |
|
View dari Situs Meriam Jepang Markoni
|
Bagi kalian yang ingin berkunjung,
silahkan berkunjung kapanpun, karena situs ini gratis biaya masuknya dan
fleksibel waktu kunjungnya. (IA)





Komentar
Posting Komentar